Divisi88.news,com BALIKPAPAN – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Rahmad Mas'ud menekankan pentingnya jaminan kehalalan produk pangan serta stabilitas harga kebutuhan pokok bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Selasa (24/02/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa sertifikasi halal, khususnya pada pemotongan hewan, merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat muslim. Pemerintah Kota Balikpapan, menurutnya, terus mendorong sistem pemotongan hewan yang sesuai syariat serta memastikan prosesnya berjalan secara benar dan terjamin kehalalannya.
“Kita berharap pemotongan hewan benar-benar dilaksanakan secara syariah dan tersertifikasi halal, sehingga masyarakat merasa aman dan yakin terhadap makanan yang dikonsumsi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sosialisasi sertifikasi halal akan terus dilakukan bekerja sama dengan instansi terkait, termasuk melalui Kementerian Agama. Harapannya, fasilitas pemotongan hewan yang memenuhi standar halal dapat tersedia di berbagai wilayah dan pasar tradisional di Balikpapan.
Menurutnya, makanan halal dan baik (halalan thayyiban) tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga membawa keberkahan dalam kehidupan masyarakat.
Makna Ramadan dan Keteladanan Pemimpin
Dalam sambutannya, Wali Kota juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan seperti menahan hawa nafsu, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperbanyak amal kebaikan harus terus dijaga, tidak hanya selama bulan Ramadan tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya.
“Ramadan adalah latihan bagi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Setelah Ramadan, kita harus tetap istiqomah menjalankan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sebagai pejabat dan pelayan masyarakat, ia menekankan pentingnya memberikan teladan yang baik agar masyarakat dapat mengikuti contoh positif yang ditunjukkan para pemimpin.
Harmoni dalam Kehidupan Beragama
Wali Kota juga menegaskan bahwa Balikpapan sebagai kota yang menjunjung nilai religiusitas dan toleransi mengedepankan konsep kehidupan yang damai bagi seluruh umat beragama.
Ia menyampaikan bahwa setiap pemeluk agama harus diberi ruang untuk menjalankan ajaran agamanya masing-masing dengan baik. Menurutnya, jika seluruh masyarakat menjalankan ajaran agama secara benar, maka kehidupan kota akan tetap aman dan harmonis.
Antisipasi Lonjakan Harga Pangan
Selain membahas aspek keagamaan, Pemerintah Kota Balikpapan juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan.
Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan inspeksi lapangan (sidak) untuk memastikan tidak terjadi penimbunan barang maupun kenaikan harga yang tidak wajar.
“Kami akan melihat kondisi di lapangan. Mudah-mudahan tidak ada penimbunan maupun kenaikan harga yang di luar kewajaran,” tegasnya.
Pemerintah Kota juga akan menggelar berbagai program seperti pasar murah dan operasi pangan murah melalui instansi terkait guna membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Terkait harga daging, Wali Kota menyebutkan bahwa terdapat kenaikan sekitar Rp10.000 per kilogram. Namun demikian, pemerintah akan terus memantau kondisi pasokan dan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kenaikan harga biasanya terjadi karena meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan intervensi apabila diperlukan agar harga tetap stabil dan terjangkau.
“Kami berharap para pedagang tidak mengambil keuntungan berlebihan, apalagi di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” pungkasnya.
Reporter Salahuddin


0Komentar