Kakan Kemenag Buton Tengah, Dr. H. Abdul Rahman Jaya, SS., M.Pd saat melakukan tendangan bola ke arah gawang sebagai simbol telah membuka kegiatan Porsegaling secara resmi di MTsN 4 Buteng.


Divisi88news.com, Buton Tengah, Sultra - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Dr. H. Abdul Rahman Jaya, SS., M.Pd membuka secara langsung kegiatan Pekan Olahraga, Seni, Keagamaan, dan Lingkungan (Porsegaling) di MTsN 4 Buton Tengah, Kamis (12/02/2026).

Dalam sambutannya pada upacara pembukaan Porsegaling, Kakan Kemenag Buteng Dr. H. Abdul Rahman Jaya terlebih dahulu menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada Kepala MTsN 4 Buton Tengah, Asman Bandera, S.Pd karena telah menyelenggarakan Porsegaling yang diisi beberapa jenis lomba antar kelas.

Kakan Kemenag Buteng juga memaparkan, Porsegaling merupakan wadah untuk membentuk, membangun, serta membina potensi dan bakat siswa guna mewujudkan siswa madrasah yang memiliki multi talenta, baik di bidang akademik, olahraga, seni, keagamaan, maupun wawasan tentang lingkungan.

"Jadi, kegiatan Porsegaling ini merupakan langkah awal dalam membentuk karakter siswa kita. Selama ini kita sudah melihat kemampuan anak-anak kita dengan kecerdasan akademik di ruang kelas, namun melalui kegiatan Porsegaling ini kita sebagai bapak/ibu guru mampu mencermati kemampuan anak-anak kita di bidang yang lainnya," paparnya.


Ia juga menganggap Porsegaling adalah kegiatan yang luar biasa karena di dalamnya terdapat beberapa jenis lomba yakni olahraga, seni, keagamaan, serta lomba kebersihan lingkungan setiap kelas di MTsN 4 Buton Tengah.

"Saya kira ini bisa menciptakan kemampuan siswa yang luar biasa, yaitu tidak hanya mampu secara intelegensi, mampu secara emosional, tetapi juga mampu secara spritual. Kemudian ini adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh kita semua, bukan hanya anak-anak kita," ucapnya.

Kakan Kemenag Buteng juga memberikan penjelasan, berdasarkan penelitian para pakar ternyata jumlah presentase kemampuan akademik terhadap tingkat kesuksesan atau keberhasilan seseorang hanya berkisar 20 persen.

"Ternyata yang 80 persennya kesuksesan itu dipengaruhi oleh kemampuan dan bakat di bidang lain seperti olahraga, seni, keagamaan, dan lain-lain, atau biasa disebut sebagai kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Abdul Rahman Jaya berpesan, melalui momentum Porsegaling ini para siswa yang menjadi peserta diharapkan dapat menunjukkan segala kemampuan dan bakatnya saat mengikuti lomba/pertandingan.

"Sehingga bakat-bakat ini akan menjadi bekal anak-anakku sekalian, dalam kehidupan yang lebih luas di tengah-tengah masyarakat ke depan, ini saya kira harapan kita semua," pesannya.


Selanjutnya Kakan Kemenag juga menitipkan pesan kepada wasit maupun atlet, agar dalam kegiatan Porsegaling ini wasit dapat mengedepankan kejujuran, asas keadilan serta tidak menilai berdasarkan subjektivitas.

"Sehingga anak-anak tidak ada yang merasa kecewa terhadap hasil akhir dari perlombaan. Karena kalau wasit tidak bisa menjaga integritas dalam penilaian maka anak-anak juga akan memberikan penilaian yang berbeda juga dan kurang semangat dalam mengikuti lomba," ujarnya.

"Kemudian pesan untuk para atlet atau peserta, dalam kegiatan Porsegaling ini mari kita jaga sportivitas, mari kita bangun kebersamaan, jaga kejujuran dalam perlombaan, jangan ada yang merasa lebih hebat dari yang lainnya, mari kita bangun kerja tim, bangun kerja sama diantara kita untuk mencapai tujuan bersama," sambungnya.

Kakan Kemenag Buteng juga berharap, para pemenang lomba (peraih juara) jangan berpuas diri, tetapi harus mengasah dan mengembangkan segala potensi dan kemampun.

Sementara kepada peserta atau atlet yang kalah dalam lomba, Kakan Kemenag Buteng juga berpesan agar tidak merasa rendah diri, namun harus terus berlatih dan mengembangkan pula seluruh potensi yang dimiliki. 

"Masih ada waktu, karena anak-anakku sekalian masih panjang perjalanan untuk terus berproses serta mengejar mimpi-mimpinya guna meraih harapan dan cita-citanya. Mari kita bermimpi dan pasang target yang tinggi, karena itu tidak ada bayarannya, kita harus berani bermimpi besar untuk hari ini, agar kita bisa meraih cita-cita yang lebih besar di masa yang akan datang," pungkasnya.

Pantauan awak Divisi88news.com, setelah upacara pembukaan Porsegaling, dilanjutkan dengan acara hiburan berupa penampilan tarian kreasi yang dipersembahkan oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN 4 Buton Tengah, kemudian pertandingan sepak bola antar kelas yang disaksikan langsung oleh Kakan Kemenag Buteng Dr. H. Abdul Rahman Jaya, SS., M.Pd.

(Anto)