Divisi88news.com, Buton Tengah, Sultra - Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita pernah mendengar istilah 5W+1H, terutama di lingkungan pendidikan, lembaga, atau suatu instansi, karena setiap kegiatan akan dipublikasikan oleh humas, atau penerangan bila di instansi militer, baik melalui website pribadi maupun media masa.
Akan tetapi masih banyak dari kita yang belum memahami sepenuhnya apa yang dimaksud dengan istilah 5W+1H tersebut.
Kebanyakan individu hanya mengirimkan foto kegiatan ditambah sedikit penjelasan tentang foto tersebut kepada editor untuk dijadikan sebuah berita.
Tentunya hal demikian akan menyulitkan seorang editor dalam merangkai sebuah berita, dan tidak jarang berita tersebut akan mengalami beberapa kali perubahan karena tidak sampainya maksud dan tujuan dari sebuah pemberitaan.
Sebagai contoh: suatu instansi sedang melaksanakan sebuah perjanjian kerjasama dengan suatu perusahaan.
Selanjutnya seorang individu mengirimkan foto kegiatan tersebut kepada editor dengan penjelasan sebagai berikut: "Instansi A mengadakan penjanjian kerja sama dengan perusahaan Divisi Jaya Group di Kabupaten Buton Tengah”.
Dengan penjelasan singkat tersebut seorang editor belum bisa merangkum dan menerbitkanya menjadi sebuah berita yang berkelas sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Untuk menambah wawasan kita bersama, berikut akan kami bahas apa sih sebenarnya 5W+1H itu?
5W+1H adalah rumus dasar berupa pertanyaan yang digunakan untuk mendapatkan inti pokok suatu berita.
Jika sudah mendapatkan inti pokok tersebut maka kita dapat mengembangkan menjadi suatu rangkaian kalimat yang menarik bagi pembaca.
5W+1H diambil dari kata tanya dalam bahas Inggris seperti, What, Who, When, Why, Where, dan How.
Jika diartikan kedalam bahasa Indonesia arti kata tanya tersebut adalah Apa, Siapa, Kapan, Mengapa, Di mana, dan Bagaimana.
Dalam penulisan sebuah berita, kita harus sampaikan kepada pembaca tentang peristiwa Apa yang terjadi, Siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut, Kapan peristiwa itu terjadi, Mengapa peristiwa itu bisa terjadi, Di mana peristiwa itu terjadi, dan Bagaimana pendapat seseorang tentang peristiwa tersebut.
Berikut ini adalah penjelasan dan contoh detail mengenai 5W+1H.
What (Apa)
Kata tanya ini berisi pertanyaan mengenai peristiwa atau hal yang terjadi.
Contoh :
Apa yang sedang terjadi?
Apa yang sedang dia lakukan?
Apa yang dia bawa?
Apa yang dia gunakan?
Apa penyebab kejadian tersebut?
Apa yang dia dapatkan?
Apa permasalahannya?
Apa yang dia katakan?
Apa yang akan dia lakukan?
Dan banyak pertanyaan lainya.
Why (Mengapa)
Kata tanya tersebut mengandung makna pertanyaan mengenai alasan atau motivasi terjadinya sebuah peristiwa.
Contoh :
Mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Mengapa dia melakukan itu?
Mengapa tidak ada yang mengetahui peristiwa itu?
Mengapa dia pergi ke tempat itu?
Mengapa dia mengatakan seperti itu?
Mengapa dia memilih untuk melakukan perbuatan itu?
Mengapa peristiwa itu menjadi sangat heboh?
Mengapa dia tidak melakukan apa yang diperintahkannya?
Mengapa hari itu sangat mencekam?
Dan lain sebagainya.
Who (Siapa)
Kata tanya “Siapa” mengandung makna pertanyaan mengenai pelaku atau orang lain dari sebuah peristiwa yang terjadi.
Contoh:
Siapa yang melakukan perbuatan itu?
Siapa yang menjadi korban?
Siapa yang merasa dirugikan olehnya?
Siapa yang menyuruhnya melakukan perbuatan itu?
Siapa yang menemani dia melakukan perbuatan itu?
Siapa yang terlibat di dalam peristiwa itu?
Siapa yang memberinya alat itu?
Siapa yang tidak mengetahui berita itu?
Siapa yang mengatakan hal itu semua?
Siapa yang datang untuk menyelamatkan mereka?
Dan lain sebagainya.
When (Kapan)
Kata tanya “Kapan” bermakna pertanyaan mengenai waktu terjadinya peristiwa yang terjadi.
Contoh:
Kapan peristiwa itu terjadi?
Kapan dia melakukan perbuatan itu?
Kapan peristiwa itu mulai terkuak?
Kapan dia datang ke tempat itu?
Kapan dia tiba di lokasi kejadian?
Kapan dia bertemu dengan si korban?
Kapan si korban ditemukan?
Kapan dia kembali ke rumahnya?
Kapan dia memanggil teman-temannya?
Kapan peristiwa itu dituntaskan?
Dan lain sebagainya.
Where (Di mana)
Kata tanya “Di mana” mengandung makna pertanyaan mengenai tempat atau lokasi sebuah peristiwa.
Contoh :
Di mana peristiwa itu terjadi?
Di mana berita itu dimuat?
Di mana dia bertemu dengan korbannya?
Di mana korban ditemukan?
Di mana dia bersembunyi?
Di mana dia tertangkap?
Di mana keberadaan si pelaku saat ini?
Di mana dia ketika kejadian itu berlangsung?
Dan lain sebagainya.
How (Bagaimana)
Kata tanya “Bagaimana” bermakna pertanyaan yang mengandung cara atau proses berlangsungnya suatu peristiwa.
Contoh :
Bagaimana peristiwa itu bisa terjadi?
Bagaimana dia melakukan perbuatan itu?
Bagaimana dia bertemu dengannya pertama kali?
Bagaimana reaksi dirinya ketika diberikan pertanyaan itu?
Bagaimana cara memecahkan masalah ini?
Bagaimana pendapat masyarakat tentang masalah ini?
Bagaimana caranya mengungkapkan peristiwa itu?
Bagaimana kisah dirinya?
Bagaimana dia menyelesaikan semua pekerjaannya?
Dan lain sebagainya.
Demikianlah penjelasan mengenai rumus 5W+1H yang biasa digunakan untuk mengungkap dan mengembangkan sebuah peristiwa hingga menjadi berita dan karya tulis yang bermutu.
Setelah mengetahui rumus penulisan berita ini mari bersama-sama kita aplikasikan agar tulisan kita tidak membingungkan serta cepat diterbitkan oleh editor.
Sumber: Humas UM Sumbar
Editor: Anto Buteng

0Komentar