Divisi88news.com, Buton Tengah, Sultra - Perkembangan dan kecepatan teknologi informasi saat ini menuntut setiap instansi baik sipil maupun militer untuk selalu update informasi, baik dalam bentuk laporan singkat, maupun dalam bentuk publikasi berita yang lengkap di media massa.
Untuk menulis berita, maka tulisan tersebut harus memenuhi unsur 5W+1H.
Unsur 5W+1H adalah panduan pertanyaan dasar yang meliputi:
1. What (Apa).
2. Who (Siapa).
3. When (Kapan).
4. Where (Di mana).
5. Why (Mengapa).
6. How (Bagaimana).
Penggunaan panduan pertanyaan 5W+1H berfungsi untuk mendapatkan informasi lengkap tentang suatu peristiwa atau masalah.
Rumus 5W+1H sering digunakan dalam dunia jurnalistik untuk penyusunan berita yang utuh dan sistematis, serta memastikan semua aspek penting bisa tercakup untuk pemahaman yang lebih mendalam.
Arti dari Setiap Unsur:
1. What (Apa): Menjelaskan objek, peristiwa, atau kejadian yang terjadi.
Contoh: Apa yang terjadi? (Terjadi kebakaran hutan).
2. Who (Siapa): Menjelaskan tokoh, pelaku, atau pihak yang terlibat dalam peristiwa.
Contoh: Siapa-siapa saja yang terlibat? (Masyarakat Lokal, dan petugas pemadam kebakaran).
3. When (Kapan): Menjelaskan waktu terjadinya peristiwa (hari, tanggal, jam).
Contoh: Kapan peristiwa itu terjadi? (Senin sore, 5 Januari 2026, pukul 16.00 WITA).
4. Where (Di mana): Menjelaskan lokasi terjadinya peristiwa.
Contoh: Di mana peristiwa itu terjadi? (Di hutan lindung Desa Sukamaju).
5. Why (Mengapa): Menjelaskan alasan atau latar belakang terjadinya peristiwa.
Contoh: Mengapa kebakaran bisa terjadi? (Karena musim kemarau ekstrem dan puntung rokok).
6. How (Bagaimana): Menjelaskan proses atau kronologi terjadinya peristiwa secara rinci.
Contoh: Bagaimana peristiwa itu terjadi? (Api menyebar dengan cepat karena angin kencang, menghanguskan puluhan hektar lahan).
Kegunaan rumus 5W+1H mencakup:
1. Aspek Jurnalistik.
Yakni memastikan agar berita mencakup semua informasi penting (inti berita).
2. Aspek Analisis Masalah
Yakni dapat membantu pembaca agar memahami suatu isu dari berbagai sudut pandang.
3. Aspek Pemecahan Masalah.
Yakni dapat digunakan pada saat mengumpulkan data mendalam sebelum mencari solusi.
4. Aspek Penyusunan Teks.
Yakni dapat membantu untuk membangun narasi yang kaya dan informatif.
Penulis: La Anto, S.Pd. (Guru Bahasa Indonesia MTsN 4 Buton Tengah, sekaligus Pendiri Media Online Divisi88news.com)

0Komentar