Divisi88.news.com Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkai dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung At-Taqwa, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat ibadah sekaligus meneguhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, dalam sambutannya mengajak umat Muslim memaksimalkan sepuluh hari kedua Ramadan sebagai fase maghfirah atau ampunan. Ia menekankan pentingnya memperbanyak istighfar dan melakukan muhasabah diri agar Ramadan tidak berlalu tanpa perubahan berarti.

“Pemerintah kota mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan dan kebaikan bagi kita semua,” ujar Rahmad di hadapan jamaah.

Menurutnya, fase maghfirah merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki kualitas diri, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia. Ia mengingatkan agar nilai-nilai Ramadan tercermin dalam sikap sehari-hari, seperti kejujuran, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, Asisten I Setda Kota Balikpapan Zulkifli, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Balikpapan.

Dalam kesempatan itu, Rahmad juga mengajak jamaah untuk mendoakan masyarakat yang sedang sakit agar diberikan ketabahan dan kesembuhan sehingga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala. Ia menilai Ramadan bukan hanya momentum peningkatan ibadah secara personal, tetapi juga saat yang tepat mempererat solidaritas sosial.

“Meneladani Rasulullah SAW, mari kita menjadi pribadi yang lebih sabar, dermawan, dan peduli terhadap sesama. Ramadan harus menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan sosial kita,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sarana ibadah, Pemerintah Kota Balikpapan menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid berupa satu unit pendingin ruangan (AC) 2 PK, satu unit vacuum cleaner, serta tiga unit kipas angin. Bantuan tersebut diterima langsung Ketua Umum Masjid Agung At-Taqwa, Habib Abu Bakar Al Qadri.

Rahmad menegaskan, pembangunan fisik dan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pembangunan akhlak dan spiritual masyarakat. Masjid, menurutnya, memiliki peran strategis sebagai pusat peradaban dan pembinaan karakter umat.

“Masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi pusat pembelajaran nilai-nilai kejujuran, toleransi, disiplin, dan kebersamaan. Dari masjid, lahir generasi berakhlak mulia yang menjadi fondasi kemajuan kota,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan selama Ramadan. Momentum ini diharapkan menjadi sarana pendidikan bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif yang membentuk karakter.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap terwujudnya Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dihuni, dalam bingkai visi Madinatul Iman—kota yang maju secara pembangunan, sekaligus kokoh dalam nilai-nilai spiritual dan kebersamaan sosial.

Salahudin.