Divisi88.news,com Balikpapan — Pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang digelar selama 14 hari oleh jajaran Polresta Balikpapan berjalan dengan lancar dan terkendali. Kegiatan pengamanan melalui Pos Pengamanan (Pos Pam) terpadu, Pos Aju, serta Pos Pantau dinilai efektif dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama menjalankan ibadah puasa hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi.
Memasuki fase pasca Lebaran, Satuan Tugas (Satgas) Ops Ketupat Mahakam 2026 terus meningkatkan pemantauan terhadap arus balik, khususnya di kawasan Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Fokus pengawasan meliputi pergerakan orang, barang, serta kendaraan yang keluar masuk melalui jalur transportasi laut.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, hingga Rabu (25/3/2026), arus balik di Pelabuhan Semayang masih terpantau relatif landai. Belum terlihat adanya lonjakan signifikan jumlah penumpang maupun kendaraan yang kembali ke daerah asal seperti Surabaya dan Makassar.
Namun demikian, aktivitas kendaraan berat seperti truk mulai tampak mengantre untuk melakukan penyeberangan menggunakan kapal laut pada malam hari. Meski begitu, situasi secara umum masih terbilang kondusif dan tidak terjadi kepadatan berarti.
“Dari hasil pemantauan bersama petugas di lapangan, arus balik masih relatif normal dan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Aktivitas di pelabuhan juga masih berjalan lancar,” ujar Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun.
Suasana di sekitar pelabuhan pun masih terasa nuansa Hari Raya, meskipun aktivitas masyarakat belum sepenuhnya kembali normal. Petugas gabungan tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi peningkatan arus balik dalam beberapa hari ke depan.
Polresta Balikpapan mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik agar tetap memperhatikan keselamatan, mematuhi aturan yang berlaku, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.
Eko Saliwunto


0Komentar