Divisi88News.com , BUNGO - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan serta menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan,

Dinas Ketahanan Pagan bersama dengan dinas Peternakan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak diseluruh Indonesia,yang bertempat di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan kab.Bungo , Jum'at (13/02/26).


Adapun komoditas pangan yang dijual meliputi beras SPHP, gula,Telur ayam, ikan Nila dan minyak goreng. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Bungo selaku leading sector memantau pelaksanaan GPM yang sedang berlangsung.



Quswen Ikmal, S.Pi selaku kepala dinas ketahanan pangan menyampaikan  kegiatan GPM rutin diadakan secara berkala.Tujuannya untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan di pasar menjelang Bulan Ramadan 2026, sekaligus mengetahui kebutuhan bahan pangan masyarakat.Adapun total komoditas pangan yang dijual pada GPM kali ini, yakni beras sphp sebanyak 2 ton,ikan nila 50-100 kg,telur 400 karpet, daging 120kg,

"Harga tersebut lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar saat ini,” jelasnya.


Sesuai arahan Bupati Bungo, Pemkab Bungo berupaya meringankan beban perekonomian masyarakat.

Komoditas pangan yang dijual dengan harga murah diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan

"ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, terutama menjelang Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya.


Quswen juga memastikan ketersediaan bahan pangan pokok aman hingga Idul Fitri 2026.Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait dan Bulog guna memastikan stok bahan pangan tetap aman dengan harga yang terkendali.



Ditempat yang sama Plt. Kadis Peternakan Toto Tohiruddin juga menyampaikan Manfaat kegiatan ini dirasakan langsung oleh warga kabupaten BungoIa menyebut warga Bungo rela datang lebih pagi ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan untuk membeli bahan pangan dalam Gerakan Pangan Murah. Bahan pokok yang dijual dengan harga lebih murah memberikan keringanan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.




“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu warga kami. Harga yang ditawarkan lebih terjangkau sehingga meringankan beban masyarakat,” katanya. 


Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin agar masyarakat terus mendapatkan akses pangan dengan harga yang ramah di kantong. ( MR ).