TpdiTpMpGSY0GSMiBSd6BUM7TA==

Breaking News:

00 month 0000

Wakil Ketua DPRD Baubau Serap Aspirasi Warga Batulo saat Reses

Redaksi
Font size:
12px
30px
Print
Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, Adriansyah Farmin, ST (Tengah) Saat Dialog Bersama Warga Batulo, Senin (26/01/2026). 

Divisi88News.Com, Baubau – Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, Adriansyah Farmin, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025–2026 yang berlangsung pada 24–29 Januari 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Lurah Batulo dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.

Pada pertemuan Senin (26/01/2026), warga menyampaikan sejumlah persoalan strategis, mulai dari kebersihan lingkungan, penerangan jalan, air bersih, keamanan, hingga pemberdayaan pemuda.

Perwakilan RW 3, Rasyid, menyoroti persoalan kebersihan dan penerangan jalan. Ia meminta agar lampu jalan di ruas Matadinata hingga Teuku Umar tidak lagi menggunakan lampu berwarna kuning, melainkan diganti dengan pencahayaan yang lebih terang. Menurutnya, penerangan yang memadai dapat membantu mencegah konflik antar pemuda yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

“Kalau warnanya kuning, kadang pengendara kurang jelas melihat. Jadi kami minta diganti yang lebih terang,”ujarnya.

Rasyid juga mengeluhkan sistem pengangkutan sampah yang hanya mengambil sampah di dalam bak, sementara sampah yang berada di luar bak sering kali tidak terangkut. Selain itu, ia meminta perhatian terhadap bidang olahraga serta mempertanyakan tindak lanjut penyediaan lahan Koperasi Merah Putih yang telah beberapa kali diusulkan namun belum mendapat kepastian.

“Kami sudah berulang kali mengusulkan dan mempertanyakan ini, tapi selalu belum ditanggapi. Padahal koperasi ini penting untuk menopang ekonomi warga,” tambahnya.

Sementara itu, warga lainnya, Kamil, menyampaikan keluhan terkait air bersih yang hingga kini hanya mengalir dua kali dalam seminggu, yakni Selasa dan Rabu, itupun sering tidak tersedia. Ia berharap distribusi air dapat ditambah menjadi minimal tiga hari dalam seminggu.

“Kalaupun mengalir, kami hanya bisa menampung sedikit. Apalagi masih banyak warga yang tidak punya bak penampung,” katanya.

Kamil juga mengusulkan perbaikan jalan setapak di depan SMP Negeri 1, pemasangan CCTV dan Penerangan Jalan Umum (PJU), serta pelaksanaan pelatihan driver dan penanaman hidroponik sebagai upaya peningkatan keterampilan dan ekonomi masyarakat.

Isu keamanan turut menjadi perhatian serius yang disampaikan oleh Ibu Ade. Ia menyoroti maraknya tawuran yang melibatkan anak di bawah umur serta dugaan bahwa area Pelabuhan Feri kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

Selain itu, ia juga mengusulkan penyediaan ruang dan peralatan podcast, pemasangan CCTV dan penerangan, kegiatan pembersihan lingkungan, penyediaan kantong sampah hitam berukuran besar, serta kebutuhan ruang kreatif yang representatif bagi pemuda sebagai wadah kegiatan positif.

Foto Bersama Usai Reses (Kerja Bersama) 

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Adriansyah Farmin menjelaskan bahwa penataan dan pemanfaatan area Pelabuhan Feri memerlukan koordinasi dan izin dari pihak ASDP, karena berkaitan dengan aset.

“Ayo kita jadwalkan kapan bersih-bersih, biar saya juga ikut bersama warga,” ujarnya.

Terkait persoalan sampah yang tidak terangkut, ia menegaskan akan menyampaikannya langsung kepada kepala dinas terkait pada hari kerja berikutnya dan membuka ruang koordinasi bersama warga agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

"kalau untuk kantong sampah besok (selasa, 27/01/2026) kita ketemu, nanti saya saja yang adakan,"tegasnya.

Mengenai Koperasi Merah Putih, Adriansyah memastikan koordinasi dengan Pemerintah Kota akan terus dilakukan, mengingat harga lahan di Kota Baubau yang relatif tinggi.

Sementara untuk penerangan jalan, ia menegaskan bahwa lampu jalan merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah tindak kriminal. Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar titik-titik yang masih minim penerangan segera ditangani.

“Dalam rapat dengan Pemkot, kami juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan RT dan RW, karena mereka adalah garda terdepan pemerintahan yang paling memahami kondisi riil masyarakat,”tutupnya.


Baca juga:

0Komentar