Divisi88.news,com ACEH TAMIANG – Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) melakukan kunjungan kerja ke lokasi sasaran fisik Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembersihan material pascabanjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu dipusatkan di dua titik utama, yakni Polindes dan Masjid Al Ikhlas, Kabupaten Aceh Tamiang. Di lokasi tersebut, Taruna Akpol bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan puing-puing banjir agar fasilitas publik dapat kembali digunakan secara optimal.
Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa kehadiran Gubernur Akpol di lapangan merupakan bentuk dukungan moril sekaligus pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pengabdian para Taruna Akpol kepada masyarakat.
“Gubernur Akademi Kepolisian melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau proses pembersihan sisa lumpur dan material pascabanjir bersama Taruna Akpol dan masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu pemulihan pascabencana,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago dalam keterangannya.
Selain meninjau sasaran fisik, Gubernur Akpol juga menyerahkan bantuan sosial guna meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir bandang dan mengalami gangguan aktivitas ekonomi. Menurut Kombes Pol. Erdi, interaksi langsung dengan warga menjadi bagian penting dari kunjungan tersebut.
“Dalam kunjungan ini, Gubernur Akpol tidak hanya meninjau progres pekerjaan, tetapi juga memberikan bantuan serta berinteraksi langsung dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan moril dan empati terhadap proses pemulihan pascabencana,” tambahnya.
Melalui kegiatan Latsitardanus ini, diharapkan proses normalisasi fasilitas umum, seperti tempat ibadah dan pusat pelayanan kesehatan desa, dapat segera rampung. Keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan sosial tersebut juga diharapkan mampu membentuk karakter calon perwira Polri yang berjiwa penolong, humanis, dan memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat.
Eko Saliwunto


0Komentar