Divisi88.news,com Balikpapan —Dalam upaya mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya kenakalan remaja, Bhabinkamtibmas Kelurahan Muara Rapak Polresta Balikpapan menggelar kegiatan Door to Door System (DDS) dengan menyasar lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Suprapto, S.H., selaku Bhabinkamtibmas Muara Rapak, bersama jajaran lintas sektoral tingkat kelurahan yang melibatkan Lurah, Babinsa, Ketua LPM, Ketua Karang Taruna, Kasi Trantib, serta tokoh masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026, mulai pukul 13.30 Wita hingga selesai.
DDS dilakukan sebagai bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat guna membangun rasa aman dan nyaman, sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan. Kegiatan ini menyasar sekolah, tokoh masyarakat, serta warga di tingkat RT yang dinilai perlu mendapatkan perhatian khusus untuk meminimalisasi potensi kerawanan sosial.
Salah satu sasaran kegiatan adalah SMP Negeri 22 Balikpapan yang berlokasi di Jalan dr. Sutomo RT 15, Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Balikpapan Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Suprapto melaksanakan sambang, silaturahmi, dan koordinasi dengan pihak sekolah, khususnya wali kelas dan guru Bimbingan Konseling (BK).
Koordinasi dilakukan menyusul adanya peristiwa kenakalan remaja yang terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026 sekitar pukul 02.15 Wita di Jalan Inpres II RT 46, Kelurahan Muara Rapak. Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas memberikan imbauan serta masukan kepada dewan pendidik agar lebih intensif dalam melakukan pengawasan terhadap perilaku dan perubahan sikap siswa, terutama pada awal tahun ajaran.
Selain kepada pihak sekolah, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada para siswa agar tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum serta selalu berkoordinasi dan melaporkan kepada pihak sekolah apabila mendapat ajakan atau pengaruh negatif dari pihak lain. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap kenakalan remaja yang pada umumnya masih berada di bawah umur.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun menambahkan, sebelumnya jajaran Polresta Balikpapan telah menggelar patroli reaksi cepat pada malam akhir pekan dan berhasil membubarkan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Sebanyak 14 remaja kemudian diamankan ke Polsek Balikpapan Barat untuk dilakukan pendalaman.
“Berdasarkan kejadian tersebut, para Bhabinkamtibmas sesuai perannya di masyarakat melaksanakan DDS dengan memberikan imbauan dan pembinaan kepada pihak sekolah maupun lingkungan masyarakat. Kami juga memberikan gambaran tentang dampak perbuatan yang tidak terpuji yang dapat berujung pada kecelakaan bahkan korban jiwa,” ujar Ipda Sangidun.
Ia juga mengimbau seluruh pihak agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada jam malam, serta meningkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, apabila pengawasan tidak dilakukan secara optimal dan berujung pada permasalahan hukum, maka seluruh pihak terkait juga dapat dimintai keterangan dan pertanggungjawaban.
Selama pelaksanaan kegiatan mitigasi, kehadiran personel Polri Polresta Balikpapan diharapkan dapat memberikan dampak positif serta membawa perubahan yang lebih baik ke depan. Terlebih menjelang bulan suci Ramadan dan masa libur sekolah, peran aktif orang tua, pendidik, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengawasi pergaulan anak-anak dan remaja.
Eko Saliwunto

0Komentar